Home / MEDAN TODAYNEWS / Sutrisno : Penetapan Tersangka Ganggu Kinerja dan Psikologis DPRD Sumut

Sutrisno : Penetapan Tersangka Ganggu Kinerja dan Psikologis DPRD Sumut


Sutrisno Pangaribuan

MATATELINGA, Medan: Kinerja anggota dewan sangat terganggu pasca penetapan status tersangka terhadap 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014. Ini disampaikan salah seorang anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PDI Perjuangan Sutrisno Pangaribuan.

“Secara psikologis terganggu. Fakta indikasinya Senin misalnya, kita seharusnya rapat banggar, tapi tak satupun pimpinan yang masuk. Anggota dewan pun hanya satu dua orang, akhirnya bubar sendiri,” katanya, Rabu (4/4).

Diketahui dari 38 anggota dewan yang berstatus tersangka tersebut, 10 orang diantaranya masih menjabat pada periode 2014-2019.

Kondisi seperti ini kata Sutrisno juga terjadi saat penetapan tersangka tahap kedua yang dilakukan oleh KPK terhadap anggota DPRD Sumut beberapa waktu lalu.

Saat itu menurutnya suasana psikologis dewan juga terpengaruh. Ia mengaku tidak mengetahui hubungan secara langsung antara penetapan tersangka tersebut dengan kinerja mereka di dewan.

Baca Juga:  Tragis, Semua Kru Caribou Tewas Setelah Pesawat Tabrak Gunung

“Saya nggak tau apakah ini bagian dari solidaritas atau ada hal yang lain. Tapi saya melihat aura seperti itu ada” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, anggota DPRD Sumut menurut Sutrisno mempunyai kewajiban untuk masuk kantor jika tidak ada tugas kunjungan kepada masyarakat yang dilakukan di luar gedung DPRD Sumut.

“Pusat kegiatan anggota dewan itu di kantor untuk menerima aspirasi, kecuali ada penugasan kelembagaan yang tidak dilakukan disini. Sepanjang tidak ada aktifitas di luar maka anggota dewan harus ngantor,” pungkasnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up