Home / BISNIS / Tahu Menghilang Di Pasaran

Tahu Menghilang Di Pasaran


EDISIMEDAN.com, MEDAN- Penjualan tahu di pasaran susah ditemukan. Ini imbas mogoknya pabrik tahu dan tempe. Bahkan banyak pedagang yang ikut berhenti berjualan karena tak ada yang memasok tahu dan tempe.

Ita misalnya, ia mengatakan sudah merugi selama empat hari karena pengerajin tahu tak memasok tahu ke kiosnya. Diakuinya dalam sehari, ia bisa mendapatkan untung sekitar Rp 100 ribu dari berjualan tahu saja.

“Untung jualan tahu yang kita pakai untuk memodali usaha ini. Ini jadi timpang pemasukan sudah tiga hari tak jualan tahu,” ucapnya.

Ia mengatakan hingga saat ini ia masih berjualan tempe. Namun pengerajin tempe yang menjadi langganannya juga sudah mengatakan akan ikut mogok mulai besok, Kamis (11/2)

Ita biasa mengambil tahu dari pabrik di Tanjung Sari Medan. Dalam sehari ia bisa menjual lima hingga delapan papan tahu.

Baca Juga:  Guinness Food Pairing Experience Di Medan, Renatta Moeloek Hadirkan Masakan Saksang Daging Kerbau

“Kita berharap supaya diturunkanlah harga kacang, biar bisa tetap jualan tahu. Keuntungan kita gak pincang, jadi anak tetap bisa sekolah,” katanya.

Hal yang sama juga diakui ia sejak Senin tak ada lagi yang memasok tahu untuk ia jual. Pabrik mogok sehingga ia terpaksa beralih menjual ikan basah.

“Tahu mulai hari Senin sudah gak ada, tempe ada, itupun buatan kemenakan saya. Biasa saya jualan tahu, tempe, toge, dan kwetiaw. Karena ga ada harus beranikan diri jual ikan,” tandasnya.

Pantauan alhasil wadah tahu yang kosong kini dijadikan tempat untuk berjualan produk lain seperti sayuran dan lainnya. (red)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up