Home / MEDAN TODAY / Tanpa APBD dan Stand Gratis, Gubsu Buka Pondok Ramadhan Perdana

Tanpa APBD dan Stand Gratis, Gubsu Buka Pondok Ramadhan Perdana


Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi didampingi Ketua Yayasan PRSU Nuzirwan dan sejumlah SKPD Sumut, memukul bedug menandai pembukaan PRSUF perdana di lokasi Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tapian Daya, Jl Gatot Subroto Medan, Jumat (10/6/2016) malam.

EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengimbau Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota  untuk memanfaatkan Pondok Ramadhan Sumatera Utara (PRSU) Fair menjadi wadah promosi produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) unggulan dari 33 Kabupaten/Kota di Sumut.

Imbauan itu dikemukakan Tengku Erry Nuradi saat menbuka Pondok Ramadhan Sumatera Utara Fair (PRSUF) di lokasi Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (10/6/2016) malam.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan PRSU Nuzirwan B Lubis, Kadis Perizinan Sarmadan, Kadis Perikanan dan Kelautan Sumut Zonni Waldy, Plt Kadis Sosial Asren Nasution, Asisten OK Zulkarnain dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan apreasiasi kepada penyelenggara PRSUF yang telah melakukan terobosan dengan menggelar kegiatan bernuansa religi di bulan suci Ramadhan 1437 Hijriyah tahun 2016.

Baca Juga:  Diskusi Gerakan Medan Berkah Gagas Sekolah Anak Nelayan

Sebab, pagelaran Pondok Ramadhan tidak menggunakan dana APBD, melainkan kontribusi sejumlah pihak baik pengusaha maupun donatur lainnya.

“Ini adalah PRSU Fair perdana. Selama ini, kawasan ini hanya digunakan untuk kegiatan Pekan Raya Sumatera Utara yang berlangsung tiap tahun. Tahun ini, di lokasi ini juga digelar kegiatan bernuansa religi bagi masyarakat. Ini suatu terobosan yang layak mendapat apresiasi,” sebut Erry.

BACA JUGA
Agenda di Pondok Ramadhan Mulai dari Lomba Adzan Hingga Rhoma Irama

Selain memberikan hiburan kepada masyarakat dengan menghadirkan sejumlah group musik dari Jakarta, pihak penyelenggara juga menyiapkan stand bagi pedagang kuliner dan produk UMKM.

“Alhamdulillah, semua stand gratis. Tidak dipungut biaya. Pedagang dan pelaku usaha dapat berjualan dengan memanfaatkan stand yang tersedia,” sebut Erry.

Untuk menyemarakkan PRSUF, Erry juga mengimbau Pemkab dan Pemko memanfaatkan faviliunnya dengan memajang berbagai produk unggulan masing-masing daerah yang bermuara pada terciptanya kerjasama bisnis dengan konsumen maupun pihak lain. [BACA HALAMAN SELANJUTNYA–>]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up