Tebingtinggi Terpilih Menjadi Pilot Proyek Penerbitan Kartu Identitas Anak

438
Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Indarson menerima plakat dari Walikota Tebingtinggi usai sosialisasi pelaksanaan Kartu Identitas Anak (KIA) Kota Tebingtinggi Tahun 2016, Kamis (19/5/2016)

EDISIMEDAN.COM, TEBINGTINGGI- Kota Tebingtinggi dan Kota Tanjungbalai, dua kota di Sumatera Utara yang terpilih menjadi pilot proyek program Kartu Identitas Anak (KIA) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI, dan ada 512 Kabupaten Kota di Indonesia melaksanakan hal yang sama.

Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan saat membuka sosialisasi pelaksanaan Kartu Identitas Anak (KIA) Kota Tebingtinggi Tahun 2016 di Aula Pondok Bagelen, Kamis (19/5/2016).

“Kota Tebingtinggi ditunjuk karena kita berhasil menerbitkan akte kelahiran, maka Kota Tebingtinggi mendapat reward dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan terpilih menjadi pilot proyek untuk penerbitan KIA di Sumatera Utara,” terang Umar Zunaidi Hasibuan.

Pelaksanaan program penerbitan KIA sebagai bentuk pemenuhan kewajiban kepemilikan dokumen indentitas bagi setiap penduduk yang berusia kurang dari 17 tahun. Hal ini dilakukan untuk pengakuan  negara bagi warga bangsanya, karena KIA merupakan dokumen negara yang diberikan kepada anak.

Hadir dalam acara,  Indarson dan Puji Astuti dari Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Sekda Kota Tebingtinggi Johan Samose Harahap, Kadis Dukcapil Muhammad Dimiyathi, Camat dan Lurah se Kota Tebingtinggi.

Banyak manfaat KIA ini, sebagai tanda pengenal bukti diri yang syah, persyaratan pendaftaran sekolah di suatu Kabupaten Kota, untuk melakukan transaksi keuangan di bank dan kantor pos, sebagai pelayanan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit, pembuatan dokumen keimigrasian, untuk mengurus klaim asuransi santuan kematian, mencegah terjadinya perdagangan anak, sebagi bukti untuk diri berupa identitas diri bagi anak yang berdomisili di kabupaten Kota.

Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Indarson mengatakan bahwa tujuan pemerintah menerbitkan KIA adalah untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya membeikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusinal warga negara.

Kadis Dukcapil Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi mengatakan tujuan sosialisasi ini memberikan pemahan dan tata cara kepada peserta untuk melaksanakan penerapan program KIA kedepannya. Harapannya agar camat, Lurah dan mempromosikan ini baik melalui media radio dan spanduk, terkhusus sosialisasi ke sekolah-sekolah. [rdi]

Apa Tanggapan Anda?