Terlibat Narkoba, Seorang Sipir Lapas di Langkat Terancam PDTH

629

EDISIMEDAN.com, STABAT- Seorang sipir Lapas Narkoba Kelas lll di Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara diamankan karena diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Dari informasi yang diperoleh petugas lapas sipir yang diamankan berinsial S (53) warga Jalan Tanggu Damai Blok 1 Perumnas Martubung Medan Labuhan, Medan. Dia diamankan setelah hasil pengembangan dan penyidikan terhadap seorang narapidana kasus narkotika bernama Siti Abadiah alias Debby (34) warga Jalan Anyelir I, Perumnas Helvetia Medan, Medan.

“Kita tidak menutupi, kita tiak menghalangi penyidikan terhadap S terlibat dalam hal itu (peredaran narkoba). Kita serahkan semua proses penyidikan dan pengembangan kasus ini, kepada pihak kepolisian setempat,” jelas Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Josua Ginting, Kamis (9/2/2017).

Joshua mengatakan dengan kejadian ini Kemenkuham Sumatera Utara akan melakukan tindak tegas terhadap petugas sipir Lapas Narkoba tersebut.

“Untuk secara administrasi pegawai sesuai dengan peraturan pemerintah (PP) 53 tentang kepegawaian. Kemudian, ada pemberitahuan polisi. Sudah pasti dilakukan penindakan tegas sampai PDTH,” tutur Josua.

Josua menjelaskan pengungkapan kasus ini, berawal dari razia rutin dilakukan pihak Lapas, Rabu, 8 Febuari 2017, kemarin. Dari hasil razia, petugas keamanan Lapas mengamankan Debby di Blok T 7 Kamar 5 Lapas Narkoba.

Kemudian, mengamankan barang bukti lima bungkus plastik kecil, berisikan narkotika jenis sabu dari ruang sel. Dari hasil interogasi, tersangka mengakui barang haram tersebut diperolehnya dari salah seorang pegawai Lapas Narkoba Kelas lll Hinai, yakni S. Untuk pengusutan dan proses lebih lanjut kedua tersangka berikut barang bukti sudah diamankan  ke Markas Komando Polsek Hinai.

“Kita akan terus ngencar melakukan pembersihan (Narkoba) didalam lapas,” sebut Josua.

Terpisah, Pjs Kasubag Humas Polres Langkat, AKP Tarmizi Lubis, mengatakan keduanya masih dilakukan pemeriksaan atas kasus narkoba tersebut.”Keduanya kita amankan guna di lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Tarmizi. [ska]

Apa Tanggapan Anda?