Home / PENDIDIKAN / Terobosan Baru, UM-PTKIN UINSU Secara Daring Dipantau Radius 3 Meter

Terobosan Baru, UM-PTKIN UINSU Secara Daring Dipantau Radius 3 Meter


EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena ujian berlangsung secara daring.

“Jadi meski berlangsung di tempat masing-masing, peserta tetap terpantau. Pemantauan itu bisa mencakup radius tiga meter di sekitar tempat peserta ujian,”
kata Rektor UINSU Prof Dr Saidurrahman MAg melalui Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof Dr Syafaruddin, MPd saat konferensi pers di Kampus II UINSU Jalan Willem Iskandar, Medan Estate, Senin (3/8/2020).

Hadir dalam temu pers itu Kepala Biro AAKK Dr H Dur Brutu, MAg, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data Dr Muhammad Ridwan, MA, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Yusman, SE, Kasubbag Humas dan Informasi Yunni Salma, SAg, MM dan Kasubbag Administrasi Akademik Muammar Nasution, ST dan Bidang IT Muhammad Ikhsan, S.Kom, MKom.

Baca Juga:  DPRD Sumut Kagumi Program Rektor UINSU, Jadikan Kampus WCU 2045

Prof Syafaruddin mengungkapkan, untuk pengawasan ujian, UINSU menurunkan 276 pengawas yang memantau peserta melalui koneksi web.

“Peserta akan ketahuan jika didampingi, meminta bantuan orang lain atau bahkan membuka gadget lain untuk mencari tahu jawaban. Sebab, segala tindak tanduk peserta terpantau melalui kamera di koneksi web yang terhubung ke pengawas,” ungkapnya.

Prof Syafaruddin mengatakan, ujian dilakukan secara daring juga untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Disebutkannya, sebanyak 5.497 peserta mengikuti UM-PTKIN di UINSU mulai 3 Agustus hingga 6 Agustus mendatang.

“Mereka akan memerebutkan 1.850 kursi untuk 30 program studi keagamaan,” ujarnya.

Sedangkan Koordinator Bidang IT Muhammad Ikhsan menjelaskan terkait teknis pelaksanaan.

Dikatakannya, sebelum pelaksanaan ujian, sudah dua kali dilakukan simulasi. Menurutnya, meski berlangsung di tempat masing-masing, potensi kecurangan atau hambatan teknis lainnya, kecenderungannya sangat kecil.

Baca Juga:  USU Terapkan Sistem Perkuliahan Online

Dijelaskannya juga, jika saat berlangsung ujian, tiba-tiba ada gangguan jaringan atau perangkat tiba-tiba mati, kalau durasinya tak lama, kuota waktu ujiannya tidak berkurang.

“Kalaupun lama atau tidak bisa hidup lagi, ada mekanisme sendiri untuk reschedule,” ujarnya.

Selain itu sistem yang terinstal sudah diatur sedemikian rupa. Peserta dipastikan tidak bisa membuka aplikasi lain pada saat ujian berlangsung.

“Ini adalah terobosan baru dan pertama kali dilakukan,” tukasnya.

Ada lima jalur penerimaan mahasiswa baru di UINSU. Salah satunya jalur UM-PTKIN. Ini khusus untuk 30 program studi keagamaan.

Empat jalur lainnya adalah jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN, Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) dan Ujian Masuk (UM) Mandiri.

Dari kelima jalur, total kuota mahasiswa baru di UINSU untuk tahun akademik 2020 adalah 6.500 orang.

Baca Juga:  Sukseskan  PJJ di Masa Pandemi Covid-19,  Prof. Syawal Gultom raih penghargaan dari Pemko Medan

Setiap hari ujian berlangsung 3 sesi. Adapun materi ujian adalah kemampuan dasar dan kemampuan bidang.

Sedangkan untuk pengumuman akan disiarkan di laman https //um-ptkin.ac.id pada 24 Agustus 2020. (Mahbubah Lubis)

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up