Thanksgiving Concert Vivo Music Meriah

71

 

Dra Jenny Sumono,M Mus, Artistic Director (tengah) foto bersama siswa seusai konser di Medan, baru-baru ini.

EDISIMEDAN.COM,MEDAN – Vivo Music menggelar konser ke-10 bertajuk Thanksgiving Concert  di Four Points Hotel by Sheraton baru-baru ini mendapat  applaus meriah dari orangtua, tamu dan penonton lainnya.

Seperti diketahui sejak konser  pertama Desember 2008 dan seterusnya, Vivo Music menunjukkan komitmen serta kontribusinya dalam memberikan pendidikan musik berkualitas kepada para siswanya.

Vivo Music didukung para guru profesional dan berdedikasi, syllabus/kurikulum lokal maupun International (Abrsm, Trinity, dan lainnya), masterclass/seminar/workshop, konser, dan fasilitas sekolah yang bagus untuk mendukung perkembangan semua siswa.

Dra. Jenny Sumono, M.Mus, Artistic Director  dalam sambutannya  menyatakan rasa syukurnya pada konser kali ini dimana siswa mahir menampilkan solo, duet, trio piano, solo dan duet vokal, drum, solo biola maupun koloborasi dengan chamber orchestra sungguh memukau.

Konser yang diikuti 60-an  siswa  ini terlihat saling menunjukkan permainan terbaiknya untuk menghibur penonton. Dari lagu pop, modern, sampai dengan lagu klasik. Bahkan lagu-lagu natal yang membawa sukacita dan kedamaian.

“Beberapa higlight acara  seperti trio piano oleh Jessy, Hillary dan Jecco  membawakan Chatterbox karya Sharon Lohse Kunitz.  Trio bersaudara Kevin, Karen dan Kenny membawakan Turkish March mahakarya Mozart,” papar Jenny.

Tak heran, penampilan Jessy yang  pernah meraih Bronze Award di ajang “Kuala Lumpur Piano Festival dan Euro Asia di The Garden Theatre MidValley” Malaysia pada 20 Oktober lalu serta juara III de Vier Piano Competition  1 Desember 2018 ini ikut memeriahkan konser ini.

Jessy tampil memukau membawakan  lagu Song of the Lark karya Tchaikovsky. Tak kalah hebatnya Gillian Gladys yang baru menyabet dua juara 1 sekaligus pada kategori Santa Junior dan Free Selection A- de Vier Piano Competition, Bronze Award pada Kuala Lumpur Piano Festival, juara 2 pada La Pianista Piano Competition, dan Titanium Award pada Indonesia Music Celebration 2018.

Tepuk tangan riuh para pengunjung juga ketika tampilnya Jecco Leonardo Juara II de Vier Piano Competition, juara I Kompetisi IOC di Palembang dan juara II Kompetisi IOC di Medan bulan Oktober.

Jecco tampil impresif membawakan lagu “When You Say That You Love Me” yang dipopulerkan oleh Diana Ross. Michelle yang meraih juara 1 de Vier Piano Competition, dan Bronze Award di ajang Kuala Lumpur Music Festival  juga tampil prima membawakan lagu favoritnya.

Begitu pula Charini yang pernah meraih Juara Harapan 2 dan Hillary Juara Harapan 3 “Indonesia Open Competition, Wilson dan Vivian yang meraih Platinum Award juga ikut menampilkan kebolehan mereka dalam bermusik. Carrissa dan Karen Wu yang dianugerahi Platinum Award, bersama dengan Alycia dengan Gold Award pada kompetisi INPF November 2018 membuat konser akhir tahun ini lebih semarak.

Penampilan musisi muda berusia 3-6 tahun turut memberi nuansa ceria pada event ini. Bahkan pianis muda Princy yang baru belajar 1bulan ikut tampil membawakan piano solo dari Faber. Pianis muda lainnya Aldric duet dengan Richie. Queency, Diah, Lucas, Samuel, Greta, Scarlett dan Raynard tampil bagus dan pede membawakan lagu piano solo pilihan masing-masing.

Dua bersaudara Giselle dan Gillian juga tampil kompak membawakan duet, mengiringi vokal dan solo piano. Ethan, Steve, Thierry, Bianca, Nicole, Owen, Michelle D, Joanne, Jason, Tarchin, Jesseyln, Cherish, Cheryl, Morgan, Sherlyn dan Grace tampil elegan dan manis membawakan karya-karya favorit mereka.

Perfoma pianis lainnya antara lain  Frederick, Betrand, Dylon, Michelyn, Charles dan Celina membawakan mahakarya Bach, Mozart, Chopin, dan komposer lainnya membuat suasana semakin intens dan berkesan. Penampilan vokalis diantaranya Jill, Princey, Jessy dan Karyn tampil manis dan menghayati lagu yang dinyanyikan. Tak ketinggalan performa drummer cewek cilik Jileen yang energik, juga permainan drum dari Jordan, Kaleb, Tharchin dan Wilbert mampu membuat orang tuanya bangga atas kemajuan mereka. Termasuk diantaranya  solo biola oleh Owen dan Prisella.

Permainan dua solois biola Melati Putri dan Wilbert tampil semarak membawakan Violin Concerto in A minor karya Vivaldi. Permainan energik mereka diringi dengan harmonis oleh Immanuel, Coki, Rony, Robin, Santo dan Wilson. Beberapa guru yang turut mengiringi permainan murid di antaranya MS Tanny, Eldora, dan Vella. Guru vokal Tek Shin yang penuh totalitas dan ekpresif menghadirkan lagu The Real Me diiringi dua guru Tanny (piano) dan Robin (cello).

Duet sir Mangapul (piano) dan Fahri (drum) membawakan lagu jazz Take Five menunjukkan kebolehan improvisasi yang brilian. Tepuk tangan penonton membahana pada klimaks penutupan konser oleh chamber orchestra dimana para siswa-siswi dan guru-guru Vivo Music  berkolaborasi.  Mereka menyuguhkan musik yang mengagumkan, menghibur dan menginspirasi semua penonton dengan dirigen sekaligus pengiring sir Immanuel.

Jenny Sumono menyatakan rasa syukurnya kepada Tuhan atas suksesnya konser ke 10 ini. “Di lembaga pendidikan musik ini kami menerapkan kurikulum yang komprehensif dan inovatif.  Bahkan lebih menekankan pada teknik, musikalitas dan interpretasi yang tepat sesuai dengan gaya, masa, karakter komponis serta lagu yang dimainkan,” kata peraih Master Degree in Piano Performance California State University Long Beach, Amerika Serikat ini.

Menurut dia, belajar musik  tidak  memandang  usia seseorang apakah anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Yang penting ada kemauan untuk belajar, dengan bimbingan guru-guru musik berkualitas, berdedikasi dan berpengalaman.

“Kami  juga  sering mengundang pakar musik dunia seperti Dieter Mack (Jerman), John Hooper (Canada), Albert Tiu (Singapura), Ning Kam (England), Andreas Henkel (Jerman), Daniel Tjong (Perancis), Luis Avenando (Spanyol), dan Matteo Montanari (Italy).  Pakar musik Indonesia  antara lain Dr Kui Pin Yeo, Dr Yap Tji Kien dan Iswargia Renardi Sudarno,” ujar Jenny.(fur)

Apa Tanggapan Anda?