The Clinik Beautyloshopi Gelar Baksos Khitanan Massal Buat Warga Medan Dan Deli Serdang.

48

EDISIMEDAN.com,MEDAN-Sebanyak 50 lebih warga yang bertempat tinggal di seputaran Kota Medan dan Deli Serdang mengikuti Khitanan Massal yang digelar oleh Klinik Kecantikan “The Clinik Beautyloshopi di Jalan Sekip No.4, Medan Petisah, Minggu ( 16/12/2018)

Owner The Clinik Beautyloshopi, dr. Arya Tjipta disela-sela operasi khitanan mengatakan khitan massal yang dilakukan ini merupakan kegiatan Bakti Sosial rutin yang digelar setiap tahunnya. Bahkan pada Tahun 2018 ini pihaknya sudah melaksanakan 3 kali khitan massal. Arya mengaku dengan khitan massal ini usaha klinik kecantikannya yang kini sudah memiliki cabang di Jalan Alfalah Medan ini semakin berkah dan maju.

Dikesempatan itu, ia juga mengatakan, khitan massal kali ini berbeda dengan khitan massal sebelumnya. Ia bersama dengan rekan sejawatnya yang didominasi dokter spesialis melaksanakan khitan saat ini menggunakan bahan-bahan berkualitas. Mulai dari penggunaan benang, obat anti nyeri, anti biotik dan salepnya.

“Kali ini kita menggunakan bahan- bahan yang berkualitas atau bahan yang kita gunakan sehari-hari. Untuk benangnya kita gunakan benang yang mudah diserap oleh tubuh sehingga peserta khitan cepat sembuh dan 2 hari pasca khitan sudah bisa beraktifitas kembali,”Kata Arya kepada awak media .

Dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas dikatakanya untuk mengurangi resiko pendarahan karena jika menggunakan bahan apa adanya dikhawatirkan akan terjadi resiko pendarahan. Dan ia juga beralasan agar para peserta merasa aman dan nyaman juga cepat sembuh.

Lebih lanjut Arya mengaku, tim medis yang mengerjakan khitan adalah tenaga medis yang handal dibidangnya bahkan yang turun adalah para dokter Spesialis dari Fakultas Univeristas Sumatera Utara (USU) dan juga dari Rumah Sakit Haji Medan.

“Dokter yang terlibat diantaranya dokter spesialis bedah plastik, dokter umum, spesialis urologi,syaraf, bahkan spesialis ortopedi,” terangnya.

Salah seorang peserta khitan, Lukman Nugraha (11) warga Medan Maimun mengatakan sangat senang bisa ikut khitan. Selain ia tidak merasa takut, pasca operasi ia pun mengaku tidak merasa sakit berlebihan seperti yang ia dengar dari orang-orang.

hal yang sama juga diakui Hari (10) warga Multatuli Medan, bocah bertubuh mungil ini menyatakan tidak sedikitpun merasa takut dan ia juga tidak berteriak saat proses khitan karena katanya tidak sakit.

“Gak takut awak buk, kan gak sakit, jadi awak tadi gak ada teriak,” Aku Hari dengan semangat.

 

Owner The Clinik Beautyloshopi memberikan bingkisan kepada peserta usai dikhitan, Minggu (16/12/2018)

Sementara itu, peserta khitan usia 7 Tahun -14 Tahun. Dan The Clinik Beautyloshopi selain memberikan khitan gratis ,juga memberikan bingkisan kepada peserta khitan. Diharapkanya dengan khitan massal ini masyarakat teredukasi pentingnya berkhitan, dan juga merubah persepsi negatif dimasyarakat tentang dokter komersil. Karena menurutnya, tidak semua dokter hanya mementingkan sisi komersil namun hampir kebanyakan dokter memiliki sisi kemanusiaan yang tinggi.(Mahbubah Lubis)

 

 

Apa Tanggapan Anda?