Home / / Tiga Pelaku Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Sei Padang Divonis Mati

Tiga Pelaku Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Sei Padang Divonis Mati


Tiga terdakwa pembunuhan sadis di Sei Padang divonis mati oleh Pengadilan Negeri Medan, Selasa (28/7/2016)

EDISIMEDAN.COM, MEDAN- Tiga pelaku pembunuhan pasangan suami istri Mochtar Yakoob (70) dan Nurhayati alias Yati (67) dan cucu mereka, Muhammad Shadiq Kaysan alias Dika (7), akhirnya mendapat ganjaran setimpal.

Ketiga terdakwa yakni, Nanang Panji Santoso alias Lanang (19) bersama dua abangnya Triyono Fujiharto alias Yoga (21) dan Rori Rahman (24) dijatuhi hukuman mati dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (28/7/2016).

Ketiga terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dan Pasal 80 ayat (3) UU 35 Tahun 2014 tentang Perubahan terhadap UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Menyatakan terdakwa Nanang Panji Santoso alias Lanang, Triyono Fujiharto alias Yoga dan Rori Rahman terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan  sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, dan berasalah melakukan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak secara bersama-sama,” kata Ketua majelis hakim Mahyuti di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (28/6/2016).

Baca Juga:  Ngeri Kali, Pengemudi Soluna Tembak Tukang Becak Gegara Macet

Mendengar hukuman itu, Yoga tampak  menangis sambil menunduk dan sesekali menghapus air matanya. Sementara Nanang hanya tertunduk, sedangkan Rori baru menunduk setelah hakim membacakan putusan hukuman mati.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Joice V Sinaga menyatakan pikir-pikir, sedangkan ketiga terdakwa akan menempuh upaya banding  “Kami akan melakukan banding Yang Mulia,” kata Ica S, penasehat hukum ketiga terdakwa.

Keluarga korban langsung meneriakkan “Allahu Akbar” begitu mendengar putusan hakim. “Putusan ini memang tidak mengembalikan yang sudah meninggal, tapi mudah-mudahan ada efek jera,” kata Erika Mochtar, putri pasangan Mochtar Yakoob dan Nurhayati.

Sebagaimana diketahui, pembunuhan sadis itu terjadi di rumah korban di Jalan Sei Padang pada Jumat (23/10/2015) lalu. Awalnya siang itu, Nanang, Triyono, dan Rori pura-pura minta kayu untuk membuat kandang ayam.  Ketiga terdakwa datang saat ibu mereka, Watinem dan adik mereka, Tasya, baru pulang dari rumah korban. Keduanya memang bekerja sebagai pembantu di sana.

Baca Juga:  Polda Sumut Amankan 77 Imigran Gelap Asal Taiwan dan Tiongkok

Saat datang, ketiga terdakwa ditemui Nurhayati. Mereka kemudian mengikuti perempuan itu ke halaman belakang, tempat kayu yang akan diberikan. Saat itu Lanang langsung menikam lehernya dari belakang.

Setelah Nurhayati terkapar bersimbah darah, pelaku mengejar dan menikami Mochtar Yacoob di dapur. Yoga lalu menangkap Muhammad Shadiq Kaysan alias Dika. Rori kemudian menikam leher bocah itu. [fad]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up