Tim Asmara Subuh Pemko Medan Gencarkan Penertiban Selama Ramadan

29
Petugas Tim Pemantauan Asmara Subuh melakukan penertiban di kawasan Jalan Ring Road, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal pada hari kedua Ramadan, Jumat (18/5/2018). [edisiMedan.com/istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Diturunkannya Tim Pemantauan Asmara Subuh di kawasan Jalan Ring Road, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal ternyata mulai menunjukkan hasil efektif. Terbukti, tak satu pun pelaku asmara subuh yang melintasi kawasan tersebut.

Padahal selama ini Jalan Ring Road, terutama seputaran eks SPBU Petronas acap kali dijadikan lokasi kumpul dan balapan liar para remaja usai sahur dan Salat Subuh.

Kehadiran tim gabungan mulai pukul 05.30 WIB membuat para remaja berpikir panjang untuk berkumpul maupun kebut-kebutan di kawasan tersebut. Apalagi seluruh personel yang terdiri dari unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kodim 0201/BS, Polrestabes Medan, Polsekta Medan Sunggal, Denpom I/5 serta jajaran Kecamatan Medan Sunggal siaga di sisi kiri dan kanan jalan.

Memasuki hari kedua bulan suci Ramadan, Tim Pemantauan Asmara Subuh dalam apel sebelum melakukan penertiban yang dipimpin AKP P Pasaribu dari Bag Ops Polrestabes Medan, kembali mengingatkan kepada seluruh personel untuk mengedapankan langkah-langkah persuasif dalam melakukan penertiban.

Di samping itu, Pasaribu juga mengingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas.

“Ingat, utamakan keselamatan diri sendiri dan pengendara kenderaan bermotor dalam penertiban yang dilakukan. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan,” pesannya.

Asisten Pemerintahan Setdakot Medan Musadad Nasution berharap, agar seluruh personel Tim Pemantauan Asmara Subuh jangah lengah sedikit pun karena selama dua hari penertiban yang dilakukan para remaja minim berasmara subuh. Musadad memprediksi asmara subuh akan terjadi, Sabtu (19/5) dan Minggu (20/5).

“Biasanya para remaja berkumpul dan berasmara subuh pada Sabtu dan Minggu. Untuk itu kita minta kepada seluruh personel yang tergabung dalam Tim Pemantauan Asmara Subuh agar fokus. Selain mencegah para remaja berkumpul di pinggiran jalan, kita juga mengantisipasi terjadinya balapan liar, termasuk bermain petasan. Dengan kehadiran tim gabungan, kita ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan,” ujar Musadad.

Di samping kerhadiran Tim Pemantauan Asmara Subuh, Dinas Kominfo Kota Medan juga melakukan sosialisasi dengan menggunakan mobil sosialisasi keliling. Berulang kali melalui alat pengeras suara, para warga terutama remaja diminta untuk tidak melakukan asmara subuh dan mengisi bulan puasa dengan kegiatan yang bermanfaat serta meningkatkan amal ibadah. [rez]

REPORTER 
Mahbubah Lubis

Apa Tanggapan Anda?