Home / NEWS / Tim Cyber Crime Polda Sumut Tangkap Dalang Kerusuhan SARA di Tapsel

Tim Cyber Crime Polda Sumut Tangkap Dalang Kerusuhan SARA di Tapsel


bentrokan warga (ilustrasi)

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Dalang penghasut kerusuhan SARA yang terjadi di Desa Huta Pardomuan, Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (19/9/2016) lalu, akhirnya berhasil diamankan Tim Cyber Crime Polda Sumut.

Adalah ABS, seorang remaja yang melakukan pembajakan atas akun Facebook milik Toni Darius Sitorus. Postingan ABS di akun facebook milik anak anggota DPRD setempat itu berisi penistaan terhadap agama Islam. Postingan tersebut telah memicu kerusuhan dan menyebabkan bentrokan berdarah antar kampung di perbatasan Tapsel dan Mandailing Natal (Madina).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Polisi Rina Sari Ginting mengatakan, remaja berinisial ABS, warga Desa Purbatua, Kecamatan Tantom Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. Remaja yang masih berusia 16 tahun tersebut membajak akun media sosal milik Toni Darius Sitorus.

Dari penyelidikan polisi, pelaku juga telah menggunakan dua akun medsos miliknya untuk melakukan penistaan terhadap agama Islam. Keberadaan pelaku didapatkan dari perkembangan penyidikan yang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polres Tapanuli Selatan dan Tim Cyber Crime Polda Sumut.

Baca Juga:  Demo di Kejatisu, GNPF MUI Sumut Minta Ahok Dihukum Maksimal

Pihak kepolisian telah menemukam barang bukti berupa satu bundel hasil screenshoot akun medsos milik ABS dengan foto profilnya yang menggunakan baju merah dan kacamata hitam. Selain itu, ada satu bundel hasil screenshoot akun Facebook ABS yang menampilkan foto profil dengan menggunakan baju kaus oblong warna abu-abu berkerah hitam sambil mengangkat tangan.

Pelaku akan diganjar pelanggaran Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 156 KUHP. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Saat ini, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” katanya.

BACA JUGA
Hitungan Hari, Sumatera Utara Diguncang Empat Kerusuhan Secara Beruntun

Untuk diketahui, pada Senin (19/9) malam sekitar pukul 21.00 WIB, terjadi kerusuhan antara warga desa Huta Pardomuan, Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan dengan Warga desa Sihepeng, Siabu, Mandailing Natal. Kerusuhan hebat itu akibat status di media sosial yang berisi penistaan terhadap agama Islam. [BACA HALAMAN SELANJUTNYA]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up