Transaksi Penukaran Uang Baru di Lapangan Benteng Capai Rp 14,1 Milyar

31
Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Arief Budi Santoso saat mengunjungi loket penukaran uang di Lapangan Benteng pada Kamis ( 7/6/2018)

EDISIMEDAN.com, MEDAN: Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah yang hanya tinggal menghitung jari, banyak masyarakt berbondong-bondong menuju Lapangan Benteng yang merupakan salah satu titik tempat penukaran uang baru atau pecahan baru.

Sejak dibuka pada Senin (28/5/2018) lalu, jumlah warga yang sudah dilayani yakni 44345 warga Medan dengan jumlah uang yang ditukar mencapai RP 14,1 Milyard. Angka ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Arief Budi Santoso saat mengunjungi loket penukaran uang di Lapangan Benteng pada Kamis ( 7/6/2018) mengatakan pihaknya bersama perbankan yang ada akan membantu dan melayani kebutuhan masyarakat akan uang pecahan baru sehingga sudah disiapkan sebanyak Rp 4,1 Triliyun dimana diantaranya Rp 300 Milyard untuk kebutuhan penukaran uang kecil.

“Sejak dibuka titik-titik tempat penukaran uang, masyarakat terlihat sudah sangat antusias dan ini dapat dilihat pada hari ini tercatat kita sudah melayani 4345 warga medan dengan jumlah uang yang ditukar mencapai Rp 14,1 Triliun” ungkap Arief.

Pada peninjauan tersebut, Arief sempat melakukan komunikasi dengan sejumlah warga yang sedang melakukan penukaran uang, kebanyakan warga mengaku melakukan penukaran uang untuk memeriahkan Hari raya idul fitri dengan cara membagi-bagikan uang pecahan baru kepada sanak saudara nantinya.

seperti pengakuan salah seorang warga, Revina Dermawan yang mengaku warga Medan Polonia, dirinya menukarkan uang pecahan baru sebanyak Rp 2 Juta yang akan dibagikan kepada keponakan dan sanak saudaranya pada saat lebaran. menurutnya dengan adanya pecahan uang baru ini, Hari Raya akan lebih meriah.

“Saya tukar Rp 2 juta pak, nantinya uang ini mau saya bagi-bagikan pak” ungkapnya kepada Afief Santoso saat berbincang dengannya didepan mobil penukaran uang.

Arief juga menjelaskan ada 10 perbankan Setiap hari di Lapangan Benteng yang melayani penukaran uang pecah. dimana perbankan setiap harinya memiliki modal Rp560 juta untuk melayani sebanyak 100 orang, karena maksimal penukaran 5,6 juta. Dan sejauh ini dikatakan uang pecahan yang paling diminati masyarakat adalah pecahan Rp 10.000, Rp 5000 dan Rp 2000.

“Uang pecahan yang paling diminati adalah uang pecahan dibawah Rp 20.000” ungkapnya.

Sementara itu, Pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tidak khawatir tentang ketersediaan uang pecah sehingga dihimbau masyarakat melakukan penukaran uang di loket yang telah disediakan sehingga terhindar dari peredaran uang palsu.[Mahbubah Lubis]

Apa Tanggapan Anda?