Usai Gerayangi Tubuh Bocah 7 Tahun, Pria Tua ini Bunuh dan Buang Mayat Korban ke Jurang

109

EDISIMEDAN.com, SERGAI- Ditinggal cerai sang istri, ternyata membuat Salomo Barus (53), warga Dusun I, Desa Pama, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut gelap mata. Dia tega memperkosa lalu membunuh seorang anak perempuan berusia 7 tahun. Mayat sang anak dibuang ke dalam jurang.

Korban diketahui berinisial RB (7) yang merupakan satu kampung dengan tersangka. Mayatnya ditemuka di jurang sekitar 300 meter dari kediamannya di Dusun 1 Desa Pamah, Kecamatan Silinda.

Saat ditemukan, jasad korban ditemukan dalam posisi miring dan ditutupi daun pisang. Pada bagian lehernya ada luka memar. Sebelum ditemukan dalam kondisi tidak benyawa, RB yang duduk di kelas 1 SD ini menghilang dari kediaman orang tuanya sejak, Kamis (7/6/2018).

“Setelah kita lakukan penyelidikan, ahirnya kita mengetahui identitas tersangka dan langsung mengejar pelaku,” ungkap Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu melalui Kasat Reskrim AKP Alexander Piliang, Jumat (8/7/2018).

Petugas kepolisian harus melakukan tindakan tegas dan terukur dikarenakan tersangka coba melakukan perlawanan saat diringkus petugas.

“Kedua kaki tersangka ini ditembak setelah coba melakukan perlawanan saat kita amankan,” terang Alex.

Bahkan kata Alex, aksi pemerkosaan itu sudah dua kali dilakukan oleh tersangka, dimana sebelumnya aksi itu ia lakukan pada bulan Mei 2018 lalu. “Ini yang kedua kalinya, saat beraksi tersangka memberikan uang kepada korban sebesar Rp20 ribu,” katanya.

Namun pada pemerkosaan kedua, korban melawan sehingga membuat tersangka emosi dan langsung mencekik leher korban hingga meninggal dunia.

Sementara itu, Salomo Barus mengatakan kalau dirinya sudah bercerai dengan istrinya 5 tahun lalu. Dari pernikahanya itu, ia juga tidak memiliki anak.

“Aku pun gak tahu kenapa bisa begini pak, dia melawan makanya aku mencekik lehernya hingga dia tewas,” kata Salomo.

Sadar kalau saat itu korban tewas, tersangka kemudian menyeret jenazah korban sejauh 500 meter dari lokasi pemerkosaan di perladangan Dusun 1, Desa Pamah, Kecamatan Silinda.

“Setelah itu mayatnya kuseret sejauh 500 meter dan kuletakkan di semak-semak kututup dengan daun keladi, kemudian aku pergi,” katanya. [ska]

Apa Tanggapan Anda?