Usai Nonton Film Porno, Pengemudi Betor Ini Perkosa dan Gorok Siswi SMP

286
Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru langsung mengamankan RGS alias BO (30), seorang pengemudi becak bermotor (Betor) yang sempat menjadi buronan polisi. RGS merupakan pelaku pemerkosaan dan penganiayaan terhadap siswi SMP kelas 1 berinisial MKT (13) di Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang pada Selasa (31/7) malam lalu.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru langsung mengamankan RGS alias BO (30), seorang pengemudi becak bermotor (Betor) yang sempat menjadi buronan polisi. RGS merupakan pelaku pemerkosaan dan penganiayaan terhadap siswi SMP kelas 1 berinisial MKT (13) di Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang pada Selasa (31/7) malam lalu.

Dia diantar oleh pihak keluarga pada Kamis kemarin, setelah polisi meminta pelaku menyerahkan diri.

Kapolsek Kutalimbaru, AKP Martualesi Sitepu mengatakan bahwa sebelum melakukan aksinya, pelaku yang merupakan warga Dusun III Desa Bintang Meriah, Pancur Batu itu menonton film “Dewasa” di tempat pangkalan Betornya.

“Nah, jadi pas habis nonton film porno itu nafsu pelaku naik. Kebetulan pada saat itu pelaku di stop sama korban untuk menumpang becaknya,” kata Kapolsek, Jumat (3/8).

Martualesi mengungkapkan bahwa pada saat korban sudah naik ke becak pelaku, pelaku kemudian membawa korban ke lokasi tempat untuk melakukan niat jahatnya tersebut.

“Kemudian, saat di TKP pelaku langsung menodong korbannya dengan pisau dan dipaksanya korban untuk membuka pakaiannya. Karena korban tidak mau, kemudian pelaku menggorok lehernya dengan pisau dan meninggalkan korban,” ungkapnya.

Setelah korban terluka dibagian lehernya, pelaku langsung meninggalkan korban dalam keadaan terluka parah di Jalan Suka Dame, antara Desa Suka Dame dan Namo Rindang, Kecamatan Kutalimbaru.

“Kemudian sekitar pukul 21.30 pada Selasa malam itu, warga melihat korban dan korban langsung dilarikan ke Puskesmas Pancur Batu. Karena lukanya parah, dia dirujuk ke rumah sakit,” jelas Martualesi.

Kapolsek menambahkan bahwa pada Selasa (31/7) malam itu, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan pada Kamis (2/8) kemarin, polisi berhasil mengamankan pelaku tersebut.

“Semalam kita berhasil mengamankan pelaku di daerah Olimpia,” tambahnya.

Untuk diketahui bahwa setelah korban dibawa ke rumah sakit RSUP H Adam Malik, kondisi fisik korban semakin mambaik setelah korban selesai operasi. Namun, secara psikologisnya korban masih mengalami trauma terutama ketika melihat laki-laki.

“Untuk mengatasi kondisi psikologis MKT. Pasien sudah ditangani oleh dokter spesialis bedah dan psikolog,” kata Kepala Bagian (Kabag) Hukum Organisasi dan Humas RSUP H Adam Malik, AF Sabarina Saragih SH MH. [ska]

Apa Tanggapan Anda?