Home / NEWSSUMUT / Utamakan Pelayanan, Bupati Karo Akan Ubah ‘Wajah’ Baru Disdukcapil

Utamakan Pelayanan, Bupati Karo Akan Ubah ‘Wajah’ Baru Disdukcapil


Bupati Terkelin Brahmana di halaman kantor Disdukcapil, Senin (28/5/2018) bersama sejumlah wartawan.

EDISIMEDAN.com, KARO- Kepuasan dan kenyamanan masyarakat saat mengurus adminstrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menjadi salah satu prioritas Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH.

Bupati berencana akan merenovasi halaman kantor dengan wajah yang baru di tahun 2018 ini. Desainnya sedikit menyerupai bank, ada beberapa kursi dan meja untuk masyarakat mengantre. Begitu juga dengan fasilitas mesin pengambilan nomor antrian.

“Selain menggunakan mesin nomor antrian seperti di bank, akan disediakan juga ruang atau pojok bermain anak untuk orangtua yang membawa buah hatinya. Ruang laktasi untuk ibu menyusui dan ada tempat berjualan kecil-kecilan agar lebih rapi. Kan tidak mungkin masyarakat yang mengurus administrasi kependudukannya berkumpul semua di depan kantor,”ujar Bupati di halaman kantor Disdukcapil, Senin (28/5/2018) kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, mengubah halaman kantor yang tepat berdampingan dengan gedung DPRD Karo sudah seharusnya dilakukan. Mengingat kondisi sekarang ini, jumlah masyarakat yang berurusan di Disdukcapil sangat banyak. Dan untuk menyiasati kepadatan masyarakat dalam berurusan, lokasi parkir akan difungsikan sebagai tempat tunggu.

Baca Juga:  Terkelin : Pejabat OPD Pemkab Karo Harus Berpikir Kreatif dan Konstruktif

“Jika tak ada kendala, dalam waktu dekat ini akan dimulai renovasi atau tambahan bangunan di halaman parkir. Yang paling penting lagi, bagaimana Disdukcapil mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Sehingga merasa nyaman saat mengurus dokumen,” ujarnya.

Dengan fasilitas itu, disambung bupati lagi, warga akan merasa nyaman dan tidak kelelahan ketika menunggu para petugas mengerjakan urusan mereka. Sistem front desk layaknya bank yang diterapkan sudah cukup bagus. Karena ada meja, komputer, kursi petugas dan kursi untuk orang yang berkepentingan telah tersedia.

“Hanya saja, masih ada yang kurang. Warga belum leluasa dalam berurusan ataupun melakukan tanya jawab dengan petugas. Sehingga informasi yang diperoleh belum jelas dan akurat. Jadi fasilitas yang akan disediakan ini, warga yang menunggu giliran tidak jenuh sebagai penunjang kenyamanan,”ujar Terkelin mengakhiri. [Anita]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up