Home / MEDAN TODAY / Walikota Prihatin Ribuan Warga Medan Berstatus Janda

Walikota Prihatin Ribuan Warga Medan Berstatus Janda


Kasus perceraian di Kota Medan semakin tinggi

EDISIMEDAN.COM, MEDAN – Munculnya ribuan duda dan janda baru di Kota Medan membuat prihatin Walikota Medan, Dzulmi Eldin. Sebab itu, dirinya siap membantu mencarikan solusi untuk mencegah munculnya kasus perceraian pasangan muda di kota ini.

“Pemko Medan akan mencari solusi apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut,” ujar Walikota Dzulmi Eldin didampingi Asisten Umum, Ikhwan Habibi, Kabag Agama dan Pendidikan Kota Medan, Ilyas Halim.

Dikatakannya, Pemko Medan akan bekerjasama dengan pihak MUI Kota Medan dan Kantor Kementerian Agama (Kemanag) Kota Medan untuk melakukan penguatan-penguatan rumah tangga. Dengan penguatan ini diharapkan mampu menimimalisir angka perceraian di Kota Medan.

Sebelumnya diberitakan, tingkat perceraian pasangan muslim di Kota Medan semakin mengkhawatirkan. Sebab dalam setahun ini saja, setidaknya ada 2500 pasangan muda mengakhiri pernikahannya dan berstatus janda dan duda.

Baca Juga:  Tim Peneliti Rekomendasikan Pemko Medan Fokus Penataan Fasum

Data yang diperoleh dari Ketua Pengadilan Agama Medan, H M Naska, selama kurun tahun 2015, Pengadilan Agama (PA) Medan Klas I-A menangani sebanyak 3.000 perkara.

Dari jumlah tersebut, ternyata 75–80 persen perkara yang ditangani menyangkut masalah sengketa rumah tangga atau perceraian.  Umumnya  yang  tersangkut perkara perceraian itu adalah pasangan suami-istri yang  usianya masih muda. Selengkapnya Baca Juga:  Duh, Medan Menjadi Kota Janda dan Duda. [ded]

Terkait


Berita Terbaru
 
Scroll Up