Home / / Warga Sambut Antusias Operasi Katarak Gratis dari JR Saragih

Warga Sambut Antusias Operasi Katarak Gratis dari JR Saragih


Bupati Simalungun JR Saragih melakukan pelayanan kesehatan berupa operasi katarak gratis di RSUD Perdagangan, Kecamatan Bandar Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (24/3/2017)

EDISIMEDAN.com, PERDAGANGAN – Puluhan orang menyambut antusias kegiatan operasi katarak gratis yang digagas Bupati Simalungun JR Saragih. Operasi katarak dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan, Jalan Rajamin Purba, Kecamatan Bandar Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Jumat (24/3/2017).

Puluhan orang khususnya yang berada di wilayah Perdagangan, terus berdatangan untuk melakukan operasi katarak.

Menurut pegawai RSUD Perdagangan, pelaksanaan operasi katarak sudah dilakukan sejak pukul 08.30 WIB. Dari segi pendaftaran, para pasien katarak berusia mulai dari 31 tahun hingga 81 tahun.

Sebelum dilakukan operasi katarak, tentunya seluruh pasien harus dilakukan pengecekan dasar terlebih dahulu berupa pemeriksaan darah dan kadar gula. Dua hal ini menjadi poin dasar sebelum melakukan operasi katarak.

Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan dalam pelayanan operasi katarak terdapat 200 warga yang mendaftar yang ada di Kecamatan Bandar Perdagangan dan sekitarnya.

Baca Juga:  JR Saragih Bantu Biaya Kuliah 10 Anak Korban Erupsi Gunung Sinabung

BACA JUGA
Simalungun Pesta Kekayaan Budaya, Wisata dan Alam di PRSU 2017

“Untuk tahun ini kita targetkan 1.500 orang yang harus dioperasi katarak. Tapi, kesemuanya dilakukan bertahap dan tahun ini harus tuntas,” ucap JR Saragih.

Baginya, persoalan katarak tidak berhenti di sini saja karena bisa terjadi lagi sehingga harus dilakukan sesering mungkin sehingga kita selalu melakukan kegiatan sosial demi memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kinerja semangat baru Sumatera Utara yang dilakukan JR Saragih, selain di wilayah Perdagangan maka akan dilakukan juga di Pematang Raya dan Parapat. Untuk di Parapat dilakukan di dua kabupaten. Hingga kini yang mendaftar sudah 300 orang.

“Operasi katarak ini bukan sebatas masyarakat Kabupaten Simalungun. Semua ini untuk rakyat Indonesia dan siapapun yang datang ke Simalungun maka akan diberikan pelayanan buat masyarakat, Simalungun harus bebas katarak,” paparnya.

Baca Juga:  Vakum Tiga Tahun, RS GKPS Bethesda Saribu Dolok Kembali Beroperasi

Diakuinya, seluruh masyarakat di Kabupaten Simalungun bisa melaporkan kepada dinas kesehatan untuk melaporkan segala jenis penyakit asalkan sifatnya bisa membantu masyarakat bukan untuk kepentingan lainnya.

“Mulai dari Sumbing, tulang, tumor, hernia, jantung bocor, paru-paru basah hingga HIV sekaligus laporkan ke saya atau laporkan kepada dinas kesehatan terkait. Jika tidak ditindak, maka laporkan ke saya,” tambahnya.

Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal operasi katarak, JR Saragih memperlihatkan rasa rendah hatinya untuk membantu para pasien katarak yang sudah dioperasi untuk bisa duduk di kursi roda yang nantinya di bawa ke ruang rawat inap.

Ternyata, apa yang diucapkan JR Saragih bukanlah sebatas janji belaka. Pasalnya, dirinya pun langsung bergegas ke rumah Ibu Pertiwi yang mengalami pembekakan di jantungnya. Informasi ini didapatkan dari Dedi Kurniawan selaku anak kandung Ibu Pertiwi yang berbicara langsung kepada Bupati Simalungun JR Saragih. Spontan, JR Saragih menyambangi rumah ibu tersebut.

Baca Juga:  Safari Ramadan Tembus 200 Masjid, Bukti Kecintaan JR Saragih Terhadap Muslim

Sesampainya di Perdagangan 1, tempat kediaman Ibu Pertiwi membuat JR Saragih langsung mengintruksikan kepada Jan Musrindo selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun untuk segera membawanya ke rumah sakit.

“Segera buatkan ibu ini BPJS Kesehatan, kemudian rawat dahulu hingga Hb-nya normal setelah itu rujuk ke rumah sakit di Medan. Untuk biayanya, tidak usah dipikirkan karena ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun,” tukasnya. [ftr]

Terkait


Berita Terbaru