EDISIMEDAN.com, MEDAN- Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali meningkat. Gunung api tersebut mengalami erupsi pada Senin pagi pukul 10.17 WIB dengan tinggi kolom abu mencapai 3.500 meter dari puncak. Seiring peningkatan aktivitas tersebut, status Gunung Sinabung kini ditetapkan menjadi Siaga Level III.
Petugas Pemantau Gunung Sinabung, Armen Purba, saat dihubungi via telepon bahwa aktivitas gunung api saat ini masih cukup tinggi. Pihaknya telah mengirimkan surat edaran resmi dan terus berkoordinasi untuk memberikan informasi terkini kepada warga sekitar.
“Memang benar terjadi erupsi tadi pagi jam 10.17. Aktivitas gunung api Sinabung masih cukup tinggi. Dengan adanya erupsi tersebut, kami menginformasikan kepada masyarakat sekitar bahwa statusnya naik ke Siaga,” ujar Armen saat memberikan keterangan dari Pos Pemantauan Gunung Sinabung.
Guna meminimalisasi risiko dan menghindari ancaman awan panas maupun guguran lava, petugas menetapkan batas aman yang wajib dipatuhi oleh masyarakat dan wisatawan. Berikut adalah area larangan aktivitas:
– Zona Radial: Radius 3 kilometer dari puncak kawah Gunung Sinabung.
– Zona Sektoral: Radius 6 kilometer pada sektor-sektor arah bukaan kawah yang rawan bencana.
Erupsi kali ini turut membawa material abu vulkanik yang cukup tebal dan terbawa angin hingga ke pemukiman warga. Armen membenarkan bahwa paparan hujan abu telah mencapai kawasan Berastagi.
Mengenai rincian desa-desa yang paling parah terdampak paparan abu, Armen mengarahkan agar hal tersebut dikoordinasikan langsung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
“Berastagi memang sudah terkena abu. Untuk desa-desa mana saja yang terdampak, itu wewenang dan pendataan dari BPBD Karo, karena saya harus tetap standby memantau di pos,” jelasnya.
Gunung Sinabung (2.460 mdpl) merupakan gunung api tipe stratovolkano yang kembali aktif pada tahun 2010 setelah tertidur selama kurang lebih 400 tahun. Rentetan erupsi yang berkepanjangan sering kali disertai awan panas guguran (APG) dan hujan abu lebat yang berdampak signifikan pada sektor pertanian di Kabupaten Karo.
Mengingat intensitas sebaran abu saat ini, masyarakat di sekitar lingkar Gunung Sinabung dan Berastagi diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan serta selalu menggunakan masker guna mencegah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). (Red)





















