Kawal Astacita Presiden Prabowo, MAI Medan Resmikan Kantor dan Koperasi Produsen Pangan

EDISIMEDAN.com, MEDAN– Langkah nyata dalam mengawal agenda besar nasional menuju Indonesia Emas terus ditunjukan DPC Macan Asia Indonesia (MAI) Kota Medan. Prosesi gunting pita oleh Wali Kota Medan Rico Waas, yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Rakhmat Adisyah Putra Harahap, bersama Ketua DPD Macan Asia Indonesia (MAI) Sumatera Utara, M. Khalil Prasetyo, menandai peresmian Gedung Kantor Sekretariat DPC MAI Kota Medan sekaligus Koperasi Produsen Gas Terus Indonesia di Jalan Rotan No. 72, Petisah Tengah, Jumat (22/5).
​Acara yang berlangsung di pusat keramaian kota ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, S.E., M.M., didampingi Sekretaris Zullifkar AB dan Bendahara Said Ilham Assegaf. Hadir pula Sekretaris Gerindra Kota Medan Hidayat Tanjung, Ketua MAI Kabupaten Langkat Sabaruddin, serta unsur Muspika dari Koramil 01-0201/MP
Dalam arahannya, Ketua DPD MAI Sumut, M. Khalil Prasetyo, menekankan pentingnya peran organisasi dalam mengisi ruang kosong di tengah masyarakat, khususnya dalam penyediaan pangan murah yang menjadi amanat langsung dari pusat.
​”MAI Medan harus selalu hadir mengisi kekosongan bagaimana menyediakan pangan yang murah untuk masyarakat. Itu penting agar masyarakat mandiri dan sejahtera sesuai arahan Presiden Prabowo. Koperasi Produsen Gas Terus Indonesia dibentuk untuk mengisi kekosongan ini. Terlebih kantor kita berada di tengah keramaian, setiap langkah perlu hati-hati dan berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Tempat ini bisa jadi rumah rakyat, silakan datang,” ujar M. Khalil Prasetyo.
​Senada dengan hal tersebut, Ketua DPC MAI Kota Medan, Suwarno, S.E., M.M., memaparkan rencana organisasi yang dipimpinnya dalam menerjemahkan pilar utama program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui pengawalan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Medan.
​”Program MBG bukan sekadar kebijakan pemenuhan nutrisi bagi anak-anak sekolah, melainkan sebuah strategi fundamental untuk membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sekaligus menggerakkan roda ekonomi rakyat dari level terbawah. Presiden Prabowo menginginkan agar setiap rupiah yang digulirkan dalam program nasional ini benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di daerah,” papar Suwarno.
​Suwarno menambahkan, MAI Kota Medan siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk memastikan bahwa bahan baku program MBG bersumber dari ekosistem yang sehat, transparan, dan berpihak pada peternak, petani, serta pedagang lokal. Koperasi Produsen Gas Terus Indonesia dihadirkan sebagai solusi nyata agar rantai ekonomi lokal tidak hanya menjadi penonton.
​”Koperasi ini didirikan dengan satu misi tegas yakni menjadi jembatan agar pelaku usaha, pedagang pasar, petani, nelayan, dan produsen lokal di Medan terlibat langsung dalam menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis. Dengan demikian, program ini tidak hanya menyehatkan anak-anak kita, tetapi juga menghidupkan dapur-dapur pelaku usaha mikro dan menggerakkan ekonomi di Kota Medan khususnya, dan Sumatera Utara umumnya,” tegas Suwarno.
​Langkah taktis dan visioner dari kepengurusan MAI Medan ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Medan. Wali Kota Medan melalui Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Rakhmat Adisyah Putra Harahap menegaskan bahwa Pemko Medan siap mendukung penuh sistem distribusi ini.
​”Kehadiran Koperasi Gas Terus Indonesia ini harus bertransformasi menjadi pusat aktivitas produksi yang dikelola secara transparan. Pemerintah Kota Medan sangat mengapresiasi inisiatif kolaboratif ini karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat bawah. Dari kemitraan lintas sektor di Jalan Rotan ini, kami optimis akan lahir program konkrit sistem distribusi pangan yang baik di Kota Medan,” ungkap Rakhmat menyampaikan amanat Wali Kota.
​Dengan diresmikannya gedung sekretariat dan koperasi produsen ini, DPC MAI Kota Medan membuka pintunya lebar-lebar bagi masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata pengabdian organisasi dalam mengawal kedaulatan pangan nasional dari tingkat masyarakat paling bawah. (m32)

You May Also Like

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *