Bulog Sumut Pastikan Distribusi Bantuan Pangan dan SPHP Tetap Stabil, 717 Ribu KPM Sudah Tersalurkan

EDISIMEDAN.com, MEDAN– Penyaluran bantuan pangan oleh Bulog Sumut terus berjalan dan hingga kini telah mencapai 717.528 keluarga penerima manfaat (KPM) atau sekitar 40,84 persen dari target 1.756.846 KPM untuk alokasi Februari–Maret 2026.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi, mengatakan setiap keluarga penerima mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng secara gratis.

“Dari realisasi tersebut, kami telah menyalurkan sekitar 14.350 ton beras dan 2.870.112 liter minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.
Ia mengakui sempat terjadi sejumlah kendala dalam proses distribusi, mulai dari cuaca buruk, gangguan listrik akibat tumbangnya jaringan SUTET, hingga masalah pengemasan. Namun, seluruh hambatan tersebut kini telah diatasi.
“Kami sudah mengambil berbagai langkah antisipasi, termasuk menyediakan genset di gudang-gudang Bulog. Saat ini seluruh proses distribusi sudah terkendali dan tidak ada kendala berarti,” katanya.

Budi juga mengungkapkan pemerintah berencana melanjutkan program bantuan pangan pada Juli 2026 setelah penyaluran tahap Februari–Maret selesai pada 30 Juni mendatang.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi pemerintah pusat, program lanjutan tersebut akan menyasar sekitar 33,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, termasuk sekitar 1,75 juta KPM di Sumatera Utara.

“Kebijakan ini merupakan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan mengantisipasi dampak kenaikan harga pangan akibat berbagai faktor global. Dengan bantuan beras dan minyak goreng gratis, masyarakat rentan tetap dapat memperoleh akses pangan yang cukup,” jelasnya.

Sementara itu, untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog Sumut telah menyalurkan 17.294 ton beras sejak Maret 2026 atau sekitar 35,36 persen dari target tahunan sebesar 49.043 ton.

Menurut Budi, pemerintah pusat juga berencana menambah kuota SPHP untuk Sumatera Utara guna menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras hingga akhir tahun.

“Rencananya ada penambahan target SPHP untuk Sumatera Utara. Ini berarti pasokan beras ke pasar dan Rumah Pangan Kita (RPK) akan semakin bertambah sehingga stabilitas harga dan ketersediaan beras dapat terus terjaga sampai akhir tahun,” pungkasnya.(Red)

You May Also Like

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *