EDISIMEDAN.com, MEDAN– PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya dengan memfasilitasi pelaku UMKM dari wilayah lingkar tambang mengikuti studi banding ke Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT DPM ini bertujuan memperluas wawasan pelaku UMKM mengenai inovasi produk, teknik pengemasan, strategi pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, hingga membangun jejaring dengan pelaku usaha dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Deputy Manager External Relations PT Dairi Prima Mineral, Baiq Idayani, mengatakan peningkatan kapasitas masyarakat menjadi investasi jangka panjang yang diharapkan mampu menciptakan ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini memang baru tahap awal dan kami baru memulai untuk mengembangkan UMKM di desa dekat area operasi kami. Setelah ini akan ada program lanjutan berupa pelatihan membuat kue, keripik hingga pelatihan pertukangan kayu. Studi banding ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM agar masyarakat memiliki keterampilan, jejaring, dan daya saing yang semakin baik,” ujarnya, Minggu (19/7).
Menurut Baiq, melalui kegiatan tersebut para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk,
menciptakan nilai tambah, sekaligus memperkuat daya saing usaha lokal.
Sebelumnya, PT DPM bersama Pemerintah Kabupaten Dairi juga berpartisipasi dalam Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) XII Tahun 2026 di Parapat pada 10–13 Juni 2026 untuk mempromosikan potensi investasi sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan UMKM Dairi.
“Melalui sinergi bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan, PT DPM berharap pengembangan UMKM lokal dapat menjadi salah satu pilar pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Dairi serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” kata Baiq.
Salah seorang peserta, Hayati Ujung, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut.
“Perasaan saya sangat senang ketika PT DPM memberikan kesempatan kepada kami untuk datang dan menyaksikan pameran di PRSU. Dengan mengikuti kegiatan ini, kami bisa menambah wawasan, pengetahuan, dan juga pengalaman sebagai pelaku usaha UMKM di Kabupaten Dairi,” ungkapnya.
Hayati juga berharap PT DPM dapat segera kembali beroperasi secara penuh agar program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya pembinaan dan pendampingan UMKM, dapat terus berlanjut.
“Harapan kami agar PT DPM segera kembali beroperasi sehingga pelatihan dan motivasi yang selama ini kami terima tidak berhenti dan bisa terus berlanjut ke depannya,” tutupnya. (Red)
