EDISIMEDAN.com, MEDAN– Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menggelar kuliah umum bertajuk “Trade War, AI, dan Signifikansinya untuk Indonesia” yang menghadirkan Ketua Umum DPP AMPI sekaligus mantan Wakil Menteri Perdagangan RI periode 2019-2024, Dr. Jerry Sambuaga, B.A., M.I.A., sebagai narasumber utama, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UNPRI tersebut diikuti sekitar 800 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan dimoderatori langsung oleh Dekan FEB UNPRI, Dr. Fajar Rezeki Ananda Lubis, S.E., M.S.M.
Dalam paparannya, Jerry Sambuaga menegaskan bahwa mahasiswa harus memiliki kemampuan yang kompetitif agar mampu menjadi pemenang di tengah pesatnya perkembangan digitalisasi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
“Supaya bisa kompetitif, mahasiswa harus adaptif, termasuk menguasai AI yang dapat mempermudah berbagai aktivitas, termasuk dalam dunia kerja,” ujarnya.
Menurut Jerry, penguasaan teknologi saja tidak cukup. Mahasiswa juga harus mampu menawarkan nilai tambah dan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri.
“Siapa yang kompetitif, dialah yang akan menang. AI memang memiliki dampak positif dan negatif. Namun mahasiswa jangan menyerahkan semuanya kepada AI. Tawarkan kemampuan yang dimiliki kepada perusahaan dan ukur apakah skill tersebut sudah kompetitif atau belum. Jika belum, maka persiapkan diri dan lakukan aksi nyata. Jika sudah, bersiaplah bersaing dengan lulusan global, bukan hanya lulusan dari Indonesia. Dunia saat ini sudah tanpa batas,” katanya.
Pada sesi diskusi, mahasiswa mempertanyakan bagaimana memadukan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan pemanfaatan AI agar mampu memenangkan persaingan di era digital.
Menjawab pertanyaan tersebut, Jerry menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi, kreativitas, dan pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Selain membahas perkembangan teknologi, Jerry juga mengulas fenomena perang dagang (trade war) yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Menanggapi pertanyaan Dekan FEB UNPRI terkait dampak perang dagang terhadap Indonesia, Jerry menjelaskan bahwa konflik perdagangan global saat ini sangat memengaruhi perekonomian dunia.
“Saat ini perdagangan dunia penuh dengan konflik. Itulah yang disebut trade war. Tarif impor dan ekspor serta harga komoditas dunia sangat dipengaruhi berbagai aktor global. Ketika tarif ekspor naik, eksportir akan terdampak. Sebaliknya, jika tarif impor naik, importir juga mengalami tekanan. Belum lagi nilai tukar dolar yang terus menguat,” jelasnya.
Jerry juga menyoroti dominasi China dalam perdagangan global yang didukung oleh pemanfaatan teknologi dan AI secara masif untuk meningkatkan efisiensi produksi.
“China mampu mengeksploitasi AI untuk meningkatkan efisiensi, ditambah biaya tenaga kerja yang relatif rendah. Sistem pemerintahan mereka juga membuat kebijakan lebih mudah diimplementasikan hingga ke tingkat bawah,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II UNPRI, Prof. Dr. Ermi Girsang, M.Kes., M.Biomed., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Jerry Sambuaga yang dinilai mampu memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai isu global yang berdampak langsung terhadap Indonesia.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai isu-isu global yang relevan dengan perkembangan Indonesia saat ini,” ujarnya.
Jerry Sambuaga juga memberikan apresiasi terhadap fasilitas modern yang dimiliki UNPRI. Menurutnya, sarana dan prasarana yang memadai merupakan modal penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH), Jerry membuka peluang kerja sama antara UNPRI dan UPH dalam berbagai bidang pengembangan pendidikan, termasuk program pertukaran mahasiswa dan kolaborasi akademik lainnya.
Inisiatif tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam memperluas jejaring akademik UNPRI di tingkat nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD AMPI Sumatera Utara Dr. dr. David Luther Lubis, Sp.OG(K), beserta jajaran, Wakil Rektor II UNPRI Prof. Dr. Ermi Girsang, M.Kes., M.Biomed., Wakil Rektor IV UNPRI Dr. dr. Ali Napiah Nasution, M.K.T., M.K.M., Sp.KKLP(K), serta Wakil Rektor III UNPRI Refi Ikhtiari, S.Si., M.Sc., Ph.D.
Sebagai perguruan tinggi terakreditasi unggul, UNPRI terus berkomitmen memfasilitasi pengembangan talenta mahasiswa agar mampu memahami berbagai isu global serta beradaptasi terhadap transformasi ekonomi dan teknologi yang terus berkembang. (Red)
