EDISIMEDAN.com, MEDAN– Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, mengukuhkan Ameriza M. Moesa sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Jumat (9/10).
Pengukuhan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah se-Sumut, pimpinan kementerian dan lembaga, perbankan, serta mitra strategis BI.
Destry mengatakan, Ameriza memiliki pengalaman selama 30 tahun berkarier di BI. Sebelum bertugas di Sumut, Ameriza menjabat Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten.
Pengalamannya mencakup pengendalian inflasi daerah, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penguatan hubungan dengan investor di kantor perwakilan luar negeri, serta pengembangan sistem pembayaran di Kantor Pusat BI.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperkuat pelaksanaan tugas BI di Sumut, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah dan nasional.
Pada kesempatan itu, Destry juga menyampaikan apresiasi kepada Rudy Brando Hutabarat yang telah memimpin Kantor Perwakilan BI Sumut selama sekitar 1,5 tahun. Rudy kini mendapat penugasan sebagai Kepala Departemen Regional Kantor Pusat BI.
Destry menegaskan, sinergi antara BI, pemerintah daerah, dan mitra strategis menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan daerah.
“Pelaksanaan kebijakan Bank Indonesia senantiasa mengedepankan prinsip 3I, yaitu Impactful, Inclusive, dan Integrative. Setiap langkah kebijakan harus memberikan dampak nyata, membuka ruang partisipasi bagi seluruh pihak, serta menyelaraskan kebijakan dan tindakan untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.
Menurut Destry, sinergi berarti memadukan kekuatan dan saling melengkapi untuk menghasilkan capaian yang lebih optimal dibandingkan bekerja sendiri.
Sementara itu, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi kontribusi BI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Pemprov Sumut berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat, terutama dalam menjaga stabilitas harga, mendorong digitalisasi, mengembangkan UMKM, memperluas akses keuangan, dan meningkatkan daya saing ekonomi.
Bobby mengatakan, melalui kolaborasi SUMUT Berkah, pemerintah daerah bersama BI dan para pemangku kepentingan perlu memastikan stabilitas harga tetap terjaga, digitalisasi ekonomi semakin luas, serta UMKM semakin berdaya saing.
Selain itu, potensi ekonomi Sumut perlu dikembangkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi antara BI Sumut dan pemerintah daerah sebelumnya tercermin dari capaian Sumut yang meraih penghargaan Terbaik III Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tingkat provinsi dalam Rapat Koordinasi Nasional TPID dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga, meningkatkan efisiensi transaksi, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Upacara pengukuhan ditutup dengan prosesi mangulosi, yakni penyematan kain ulos oleh Bobby kepada Destry sebagai bentuk penghormatan dalam adat Batak.
Melalui pengukuhan tersebut, BI bersama Pemprov Sumut dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi, memperluas digitalisasi, mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, serta mengoptimalkan potensi ekonomi daerah. (Red)





















