Rumah Zakat Dukung Kemandirian Ekonomi 8 Pedagang Sekolah melalui Bantuan Modal Usaha

EDISIMEDAN.com, BATUBARA–  Rumah Zakat menyalurkan bantuan kewirausahaan berupa modal usaha kepada delapan pedagang jajanan sekolah di Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan usaha mikro dan penguatan ekonomi masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para pedagang mempertahankan sekaligus mengembangkan usaha yang menjadi salah satu sumber penghasilan keluarga.

Penyaluran bantuan kewirausahaan tersebut menyasar delapan pedagang makanan, minuman, dan jajanan sekolah yang beraktivitas di lingkungan sekolah, Dusun XII, Jalan Pendidikan, Desa Suka Maju. Para penerima manfaat merupakan warga setempat yang telah menjalankan usaha perdagangan selama bertahun-tahun dengan mengandalkan aktivitas jual beli di sekitar lingkungan sekolah.

Bagi para pedagang, keberadaan usaha jajanan sekolah menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari. Namun, keterbatasan modal sering kali menjadi tantangan dalam menambah variasi dagangan, memenuhi kebutuhan stok, maupun melakukan perbaikan sarana usaha. Melalui bantuan yang diberikan, Rumah Zakat berupaya membantu penerima manfaat memperkuat permodalan agar usaha dapat terus berjalan dan berkembang.

Bacaan Lainnya

Bantuan modal usaha tersebut disambut bahagia oleh para penerima manfaat. Selain membantu memenuhi kebutuhan usaha, dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para pedagang dalam mengelola usaha, memanfaatkan modal secara efektif, serta membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga.

Ahmad Fauzi, Relawan Inspirasi Rumah Zakat, menyampaikan bahwa pedagang jajanan sekolah memiliki peran dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. “Pedagang sekolah merupakan salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang sangat dekat dengan aktivitas harian masyarakat. Melalui bantuan kewirausahaan ini, kami ingin memastikan usaha mereka terus berjalan, makin berkembang, dan mampu menopang kebutuhan ekonomi keluarga secara mandiri,” ujar Ahmad Fauzi.

Salah satu penerima manfaat, Yanti, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan modal usaha yang diterimanya. Menurutnya, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menambah persediaan dagangan sekaligus melakukan perbaikan pada warung yang dijalankannya.

Melalui program pemberdayaan ekonomi ini, Rumah Zakat terus berupaya menghadirkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan keluarga berpenghasilan rendah. Bantuan kewirausahaan diharapkan tidak hanya menjadi dukungan permodalan, tetapi juga menjadi langkah awal bagi para penerima manfaat untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *