EDISIMEDAN.com, MEDAN– Berangkat dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat, Gema Kreasi (Generasi Muda Kreatif, Bersinergi untuk Negeri) mulai menggaungkan gerakan anak muda peduli melalui kegiatan sosial dan edukasi. Langkah awal komunitas ini diwujudkan melalui seminar kesehatan bertajuk Cegah Diabetes Sejak Dini di MAN 3 Medan, kawasan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (29/10).
Kegiatan tersebut diikuti 60 peserta yang terdiri atas guru dan siswa. Seminar ini menghadirkan Ketua Tim Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kota Medan, Mohammad Irfan, SKM., M.K.M., serta Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Kota Medan, Prof. Dr. Syafruddin Ritonga, M.AP., sebagai narasumber.
Melalui kegiatan tersebut, Gema Kreasi berupaya membangun ruang kolaborasi bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar, tetapi juga terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penanggung Jawab Gema Kreasi, Muhammad Edison Ginting, mengatakan komunitas tersebut lahir dari keresahan terhadap situasi dan kondisi negeri, khususnya Kota Medan. Keresahan itu kemudian mendorong terbentuknya wadah untuk menghimpun generasi muda agar dapat berkontribusi melalui berbagai kegiatan positif.
“Komunitas ini berangkat dari keresahan kami terhadap situasi dan kondisi negeri ini, khususnya Kota Medan. Melalui komunitas ini kami ingin mengajak anak muda bergabung bersama kami untuk melakukan kegiatan positif, yang tujuannya bermanfaat bagi semua,” ujar Edison.
Menurut Edison, generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari perubahan sosial. Karena itu, diperlukan wadah yang dapat mendorong mereka mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Seminar kesehatan di MAN 3 Medan menjadi salah satu langkah awal Gema Kreasi dalam mewujudkan tujuan tersebut. Pemilihan tema pencegahan diabetes didasarkan pada pentingnya meningkatkan pengetahuan masyarakat, termasuk kalangan pelajar, mengenai penyakit tidak menular dan upaya pencegahannya sejak dini.
Melalui edukasi ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Gema Kreasi mendapat apresiasi dari Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan, Dr. H. Burhanuddin Harahap, M.Pd. Ia menilai organisasi kepemudaan yang bergerak dalam kegiatan positif perlu mendapat dukungan karena dapat menjadi sarana bagi anak muda untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi lingkungan.
“Bergabung semua pemuda itu di Gema ini. Wah, saya bangga, saya senang,” kata Burhanuddin saat ditemui dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap Gema Kreasi terus berkembang dan mampu menarik lebih banyak generasi muda untuk terlibat dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat. Menurutnya, gerakan yang memiliki tujuan positif dan memberikan dampak bagi masyarakat akan memperoleh dukungan apabila dijalankan secara konsisten.
“Selama itu positif, pasti didukung oleh masyarakat,” ujarnya.
Burhanuddin juga mendorong Gema Kreasi agar terus menghadirkan kegiatan edukatif yang memiliki dasar pengetahuan dan tujuan jelas. Ia menilai aktivitas positif dapat menjadi alternatif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri di tengah kebiasaan menggunakan gawai yang semakin meningkat.
Menurutnya, anak muda perlu diberi kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan yang mendorong kreativitas, memperluas wawasan, dan membangun kepedulian sosial. Dengan demikian, energi generasi muda dapat diarahkan untuk menghasilkan kontribusi positif bagi masyarakat.
Mengusung semangat Dari Kepedulian, Lahir Perubahan, Gema Kreasi ingin menjadikan kegiatan sosial dan edukasi sebagai pintu masuk untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dengan generasi muda.
Kegiatan di MAN 3 Medan menjadi awal dari upaya tersebut. Ke depan, Gema Kreasi berharap dapat memperluas jangkauan program, merangkul lebih banyak anak muda, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat.
Melalui gerakan ini, Gema Kreasi ingin menegaskan bahwa kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui gagasan, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata yang membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.





















