Operasional Kereta Api di Sumut Tetap Normal Pasca-Erupsi Gunung Sinabung

EDISIMEDAN. com, MEDAN– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap berjalan aman dan normal pasca-erupsi Gunung Sinabung yang kembali meningkat sejak tiga hari terakhir sejak Senin (31/8) hingga Rabu (2/9).

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan KAI Divre I Sumatera Utara langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan secara cermat terhadap sejumlah prasarana jalur rel kereta api serta terus berkoordinasi dengan para masinis.

“Pasca-terjadinya erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8) lalu, KAI Divre I Sumatera Utara langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan ke sejumlah prasarana jalan rel. Selain itu, kami juga berkoordinasi intensif dengan para masinis yang mengoperasikan KA di lintas terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan jarak pandang akibat sebaran abu vulkanik,” ujar Anwar.

Bacaan Lainnya

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tercatat mengalami erupsi dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin (31/8/2026) pukul 12.00 WIB, gunung tersebut meletus dan menyemburkan kolom abu vulkanik setinggi 3.500 meter di atas puncak atau 5.960 meter di atas permukaan laut. Aktivitas vulkanik berlanjut hingga Rabu (2/9/2026) mulai pukul 02.00 WIB, ditandai semburan abu menerus setinggi 1.000 meter serta terekam empat kali gempa vulkanik.

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, status aktivitas Gunung Sinabung saat ini telah dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Sebaran abu vulkanik bahkan sempat memicu pembatalan sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.

“Dampak sebaran abu vulkanik dipastikan tidak mengenai kawasan stasiun maupun jalur operasional kereta api yang dikelola oleh KAI Divre I Sumatera Utara. Jarak pandang masinis di seluruh lintas operasional juga dalam batas aman untuk mendukung keselamatan perjalanan. Setiap harinya, KAI Divre I Sumatera Utara mengoperasikan 20 perjalanan kereta api penumpang, dan seluruhnya hingga saat ini tetap berjalan normal dan aman,” kata Anwar.

KAI Divre I Sumatera Utara mengimbau para pelanggan untuk tetap tenang dan tidak khawatir, sebab pemantauan kondisi lintasan dan sebaran abu terus dilakukan secara berkelanjutan bersama instansi terkait.

“KAI Divre I Sumatera Utara senantiasa memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan seluruh pelanggan. Kami terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung secara berkelanjutan dan siap mengambil langkah proaktif agar operasional kereta api di Sumatera Utara tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman pasca-erupsi,” kata Anwar. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *