EDISIMEDAN.com, MEDAN– Rumah Zakat melalui Kantor Cabang Medan memberikan dukungan dana sebesar Rp20 juta untuk pengembangan Program Kampung Zakat di Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Agus Salim Siregar, Branch Manager Rumah Zakat Medan, dalam kegiatan peluncuran Kampung Zakat yang digelar di Masjid Taqwa Jago-jago, Selasa (11/11/2025).
Penyerahan bantuan ini menjadi bentuk nyata komitmen Rumah Zakat sebagai bagian dari Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis zakat, infak, dan sedekah.
Agus Salim Siregar menyampaikan bahwa kontribusi ini merupakan wujud kolaborasi Rumah Zakat dengan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah dalam mendukung lahirnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
“Kami ingin memastikan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga solusi. Melalui Program Kampung Zakat ini, kami berharap masyarakat Jago-jago bisa tumbuh menjadi desa yang produktif, berdaya, dan kelak melahirkan para muzakki baru,” ungkap Agus.
Kepala Kantor Kemenag Tapanuli Tengah, Julsukri Magandar Limbong, S.Ag., M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan Rumah Zakat dan seluruh anggota FOZ Sumut yang turut ambil bagian dalam program ini.
“Kemenag Tapteng sangat mengapresiasi kontribusi seluruh lembaga amil zakat, termasuk Rumah Zakat. Kolaborasi seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antar-lembaga dapat menghadirkan manfaat besar bagi umat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program Kampung Zakat di Desa Jago-jago merupakan satu-satunya yang diluncurkan di Sumatera Utara pada tahun ini, dan diharapkan menjadi model percontohan bagi daerah lain.
Program tersebut tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan nila dan vaname, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial.
Selain penyerahan bantuan dari Rumah Zakat, kegiatan peluncuran juga diwarnai dengan penaburan benih ikan, serta penyaluran paket sembako, Al-Qur’an, dan hijab kepada masyarakat sekitar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis, Ketua FOZ Sumut Sulaiman, Ketua BAZNAS Tapanuli Tengah, Kepala BSI Sibolga dan Pandan, Kepala STPK Matauli, serta perwakilan berbagai lembaga zakat anggota FOZ Sumut.
Program Kampung Zakat di Desa Jago-jago menjadi langkah konkret sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat untuk mewujudkan desa berdaya, mandiri, dan sejahtera melalui potensi zakat.(red)









