Asal Usul Dimsum, Kuliner Tiongkok Pendamping Minum Teh

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Sejarah dan Perkembangannya dalam Dunia Kuliner Dim Sum, hidangan kecil yang populer di kalangan pecinta kuliner, telah menjadi salah satu sajian yang tak hanya memikat selera tetapi juga memiliki sejarah panjang yang penuh cerita.

Asal usul dimsum dapat ditelusuri kembali ke Tiongkok, khususnya di wilayah Guangdong, dan berkembang pesat di seluruh dunia, terutama di restoran dim sum yang tersebar di berbagai negara.

Secara harfiah, “dim sum” berarti “sentuhan hati” dalam bahasa Mandarin, yang merujuk pada hidangan kecil-kecil yang disajikan dalam jumlah banyak. Dim sum pertama kali diperkenalkan pada masa Dinasti Tang (618-907 M) sebagai bagian dari tradisi teh di Tiongkok Selatan.

Pada awalnya, dimsum merupakan hidangan ringan yang disajikan di kedai teh sebagai pendamping teh untuk menemani percakapan dan interaksi sosial. Di Tiongkok, budaya minum teh sudah menjadi tradisi yang sangat dihargai, dan dim sum menjadi bagian dari pengalaman tersebut.

Perkembangan Dim Sum di Tiongkok

Pada masa Dinasti Qing (1644-1912), dimsum mulai berkembang dengan lebih banyak variasi dan jenis, berkat pengaruh budaya kuliner dari wilayah lain di Tiongkok. Hidangan ini pun mulai dikenal lebih luas dan menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya makan di Tiongkok, khususnya di wilayah Guangdong dan Hong Kong.

Di Hong Kong, dim sum berkembang lebih lanjut dengan bentuk dan rasa yang semakin beragam, mencakup beragam jenis dumpling, bun kukus, dan hidangan lainnya yang disajikan dalam keranjang bambu atau piring kecil. Di sini, dim sum sering kali dikonsumsi dalam acara “yum cha” atau “minum teh,” yang merupakan waktu berkumpul untuk menikmati teh sambil menyantap beragam hidangan kecil.

Menyebar ke Seluruh Dunia

Pada abad ke-20, dim sum mulai menyebar ke berbagai penjuru dunia, terutama setelah banyaknya imigran Tiongkok yang membuka restoran-restoran di luar negeri. Di Amerika Serikat, misalnya, dimsum mulai populer di komunitas Tiongkok di San Francisco dan New York pada awal abad ke-20. Kemudian, dim sum menjadi semakin dikenal oleh masyarakat umum seiring dengan meningkatnya minat terhadap kuliner Asia.

Hingga saat ini, restoran dim sum telah berkembang tidak hanya di Tiongkok atau negara-negara Asia, tetapi juga di Eropa, Amerika, dan bahkan di Indonesia. Di banyak tempat, dim sum menjadi hidangan yang sangat digemari, baik untuk sarapan, makan siang, atau acara makan bersama keluarga.

Varian Dimsum yang Populer

Beberapa jenis dim sum yang paling populer meliputi:
Shumai – Dumpling terbuka yang terbuat dari daging babi atau udang, seringkali dipadukan dengan jamur shiitake.
Har Gow – Dumpling berisi udang yang dibungkus dengan kulit tepung beras transparan. Cha Siu Bao – Roti kukus isi daging babi manis, yang menjadi favorit banyak orang. Cheong Fun – Gulungan tepung beras yang diisi dengan daging atau udang, disajikan dengan saus manis. Loh Mai Gai – Nasi ketan kukus dengan daging ayam dan jamur, dibungkus dengan daun teratai.

Dimsum di Indonesia

Di Indonesia, dim sum telah menjadi bagian dari kuliner urban yang populer, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan. Restoran dim sum yang menyajikan berbagai jenis dim sum, dari yang tradisional hingga yang memiliki sentuhan modern, banyak dijumpai. Tak hanya di restoran, banyak pula toko-toko makanan dan pasar yang menjual dim sum sebagai pilihan makanan ringan yang praktis dan lezat.

Dimsum bukan sekadar hidangan kecil nan lezat, tetapi juga sebuah tradisi kuliner yang kaya akan sejarah dan budaya. Dari awalnya yang hanya sebagai pendamping teh, dim sum kini telah berkembang menjadi bagian penting dari kehidupan kuliner global. Dengan beragam variasi yang tersedia, dimsum terus mencuri hati banyak orang di seluruh dunia. Bagi para penggemar kuliner, menikmati dimsum adalah cara yang sempurna untuk merasakan kelezatan dan keanekaragaman cita rasa dalam satu hidangan kecil yang penuh makna. (RED)

You May Also Like

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *