EDISIMEDAN.com, PANDAN – Rumah Zakat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut adalah penyaluran bantuan modal usaha kepada pelaku usaha kecil yang membutuhkan.
Pada kesempatan kali ini, bantuan disalurkan kepada Ibu Zahriah Batubara, seorang pelaku usaha mikro yang juga merupakan anggota BUMMas (Badan Usaha Milik Masyarakat) Sejahtera Bersama Binaan Rumah Zakat. Sehari-hari, Ibu Zahriah dikenal sebagai penjual Bakso Goreng dan Sempol Goreng di lingkungan SMA Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Meski usahanya tergolong kecil dan dijalankan dengan peralatan sederhana, namun semangatnya untuk terus berikhtiar dan mandiri tak pernah padam.
Dengan bantuan modal yang diberikan, Ibu Zahriah dapat menambah stok bahan baku dagangan serta memperbaiki beberapa peralatan usaha yang sudah mulai usang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, menarik lebih banyak pelanggan, serta menambah penghasilan keluarga secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu saya untuk menambah bahan baku dan memperbaiki peralatan usaha. Terima kasih kepada Rumah Zakat dan para donatur atas perhatiannya. Semoga Allah membalas kebaikan ini dengan pahala yang berlipat,” tutur Ibu Zahriah penuh rasa syukur.
Penyaluran bantuan ini bukan hanya sekadar memberikan dana, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pendampingan yang dilakukan oleh tim fasilitator program Desa Berdaya Rumah Zakat di Pandan. Para penerima manfaat seperti Ibu Zahriah juga dibekali dengan edukasi dan motivasi agar usaha mereka bisa lebih berkembang dan berdaya saing.
Menurut Junaidi Syaputra, Fasilitator Program Desa Berdaya Rumah Zakat di wilayah tersebut, program bantuan modal usaha ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil agar tidak terpuruk di tengah tekanan ekonomi, sekaligus membangun pondasi kemandirian yang kuat.
“Kami ingin para pelaku usaha seperti Bu Zahriah bisa naik kelas. Dari yang tadinya hanya usaha rumahan kecil-kecilan, menjadi lebih stabil dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi keluarga dan lingkungan sekitar,” jelas Junaidi.
Program pemberdayaan ekonomi ini merupakan bagian dari visi besar Rumah Zakat untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, berdaya, dan sejahtera. Tidak hanya di Pandan, Rumah Zakat juga terus menggulirkan berbagai bentuk bantuan ekonomi di berbagai daerah di Indonesia, terutama untuk mereka yang memiliki semangat usaha namun terkendala keterbatasan modal. (red)
